Home » » Contoh Pidato Tahun Baru Hijriah

Contoh Pidato Tahun Baru Hijriah

Kemampuan berbicara dan berpidato bagi anak harus ditumbuhkan sejak dini. Para orang tua harus mendukung anak-anak mereka untuk tampil dan terampil berpidato di dalam event yang sering diadakan di tengah masyarakat. Tentu saja jika anak tampil dengan baik di dalam event yang baik pula bagi pendidikan seusia mereka, hal itu sangat positif dan bermanfaat. Kebiasaan tampil, terutama berpidato,  akan  membangun kepercayaan diri yang tinggi dalam diri si anak.  Pada gilirannya, kepercayaan diri itu akan bermanfaat bagi perkembangan mental dan intelektualnya. Kebiasaan anak berpartisipasi dalam event harus diiringi dengan latihan. Berpidato, misalnya, bisa dilakukan dengan latihan membaca, menghapal dan memahami isi  teks pidato. Selain bertujuan untuk menguasai dan menghapal teks pidato, latihan itu juga bisa membuat anak memahami dan tetap mengingat ilmu dan pesan moral yang mereka hapal dari teks pidatonya. Nah, berikut ini, saya punya sedikit pidato untuk anak SD/SMP, tentang Tahun Baru Hijriyah. yang saya ambil dari artikel kak Badru Tamam Mifka. Mudah-mudahan bermanfaat.

PIDATO 1:

Assalamualaikum Wr. Wb.
ALHAMDULILLAHIROBBIL ‘ALAMIN WABIHI NASTA’INU ‘ALA UMURIDDUN –YA WADDIN WA ‘ALA ALIHI WASHOHBIHI AJMA’IN
AMMA BA’DU :

Bapak-bapak, ibu-ibu, dan hadirin yang saya hormati
Puji dan syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberi kesempatan panjang umur kepada kita, sehingga kita bisa berkumpul dalam rangka menyambut tahun baru islam 1432 hijriyah. Semoga dalam memasuki tahun baru ini kita semua dapat meningkatkan amal bakti kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, bermawas diri, berdisiplin dengan bercermin pada masa-masa yang silam atau masa yang sedang kita tinggalkan, sebab masa-masa yang silam itu adalah merupakan cermin yang sangat berharga.
Bapak-bapak, ibu-ibu serta hadirin yang saya hormati
Sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 1431 hijriyah dan kita melangkah ke tahun yang baru yakni tahun 1432 hijriyah. Marilah kita sambut tahun baru islam ini dan kita isi lembaran-lembaran kertas putih dengan tinta emas demi kesuksesan dimasa mendatang. Dan marilah kita tengok ke belakang sejenak dalam lembaran-lembaran yang penuh dengan catatan-catatan, jadikanlah hal itu pengalaman dan suri tauladan, maka yang baik kita ambil dan mana yang buruk kita buang atau singkirkan. Pengalaman adalah guru yang paling baik. Sudah barang tentu pada tahun-tahun yang silam kita mengalami pengalaman yang pahit dan getir, bahkan sebaliknya mengalami pengalaman yang manis dan lezat.
Oleh karena itu didalam suasana tahun baru islam kita semua harus senantiasa berusaha meningkatkan pengabdian kita kepada Allah SWT. Kalau ditahun yang telah lalu kita masih sering melakukan berbagai kekurangan, maka ditahun ini kita kejar kekurangan-kekurangan itu dengan semangat memperbaiki diri menuju kesempurnaan. Yang mengalami kegagalan ditahun kemarin, maka ditahun depan kita harus bangkit dan bisa meraih kesuksesan. Yang sudah sukses ditahun kemarin, maka tahun depan minimal kita harus bisa bertahan dalam kesuksesan bahkan lebih sukses lagi
Semoga ditahun baru 1432 hijriyah, kita senantiasa ada dalam bimbingan, lindungan dan ridho Allah SWT .
Itu saja pidato yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf yang sebesar-besarnya
Akhirul kalam :
Wassalamu’alaikum  Wr. Wb.
Download Pidato 1

 PIDATO 2:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
HAMDAN LILLAH WASYUKRON
AMMA BA’DU :
Bapak-bapak ibu-ibu dan hadirin yang saya hormati
Alhamdulillah dengan iringan rohmat, hidayah, serta inayah Allah SWT, kita semua dapat berkumpul dalam suasana yang penuh dengan ketaqwaan dan penuh dengan persaudaraan dalam rangka menyambut tahun baru islam 1432 hijriyah
Bapak-bapak, ibu-ibu, dan hadirin yang saya hormati
Tidak terasa hampir setahun sudah kita jalani hidup ditahun 1431 hijriyah, sekarng kita akan memasuki tahun baru islam 1432 hijriyah, berarti satu tahun umur kita bertambah  padahal hakikatnya justru umur kita berkurang, bergantinya tahun berarti berkurangnya umur kita, besok berkurang satu hari, lusa berkurang lagi satu hari, begitu dan begitu seterusnya. Tapi bagi manusia yang tahu dan mengerti akan tugas dan fungsi hidup yaitu untuk beribadah kepada Alloh SWT maka akan memikirkan dan membuat neraca perhitungan, sudah sampai  mana, dan dipakai apa umur kita pada waku yang lalu? Jika dimasa-masa yang lalu kita masih banyak melakukan perbuatan-perbuatan maksiat, maka marilah pada tahun baru ini kita ganti kemaksiata-kemaksiatan dengan semangat memperbanyak amal saleh. Kapan kita memperbaiki diri kalau tidak dimulai dari sekarang? Janganlah suka menunda-nunda waktu, sebab kita tidak tahu kapan kehidupan kita akan berakhir. Gunakan waktu-waktumu sebaik-baiknya dengan giat belajar, giat bekerja, giat beribadah serta giat dalam membangun Negara dan bangsa. Waktu itu ibarat pedang, jika kita tidak bisa menguanakan pedang itu dengan sebaik-baiknya, tentulah pedang itu akan memenggal lehermu
Bapak-bapak, ibu-ibu dan hadirin yang saya hormati
Sudah kita maklumi bersama bahwa umur kita itu sudah ditentukan ajalnya, Sekarang kita masih hidup, tetapi siapa tahu kalau besok atau nanti kita akan mati, sekarang kita masih bisa menikmati tahun baru, tetapi siapa tahu kalau besok tahun depan kita sudah berada di alam kubur oleh sebab itu marilah kita isi kesempatan hidup kita di dunia ini dengan memperbanyak beramal saleh sebagai bekal kita dihari mendatang setelah nanti kita mati.
Semoga di tahun baru 1432 hijriyah ini kita mendapat keberkahan hidup dari Allah SWT.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat
Akhirul kalam :
Wassalamu’alaiku Wr. Wb. 
Download Pidato 2

PIDATO 3:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
ALHAMDULILLAH WASYUKRU ‘ALANI’AMILLAH
AMMA BA’DU :

Bapak-bapak, ibu-ibu, dan hadirin yang saya hormati
Izinkanlah saya pada kesempatan ini menyampaikan pidato dalam rangka menyambut tahun baru islam 1432 hijriyah
Bapak, ibu, hadirin yang saya hormati
Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa satu muharram adalah salah satu hari besar dalam islam dan juga itu dinamakan sebagai tahun baru dalam islam, dimana masyarakat islam seluruh dunia tidak lupa untuk  menyambut dan memperingatinya
Dengan menyambut dan memperingati 1 muharram atau tahun baru dalam islam, maka kita sebagai umat islam untuk bisa lebih intropeksi dan sadar akan perbuatan-perbuatan yang telah kita lakukan selama ini, disamping memperhatikan berapa usia yang telah kita gunakan untuk melakukan perbuatan-perbuatan tersebut.
Bapak, ibu hadirin yang saya hormati
Kita sebagai umat islam harus bisa membandingkan kuantitas dan kualitas perbuatan kita yang menjurus kepada kebaikan dan kemaksiatan. Oleh sebab itu, jika pada tahun yang lalu ternyata perbuatan kita banyak yang menjurus kepada kemaksiatan atau melanggar syariat islam, maka saldo rugilah yang akan kita dapatkan. Dan cara untuk menutupi saldo rugi tersebut, maka satu-satunya jalan yang harus kita tempuh adalah dengan memperbanyak amalan-amalan yang baik yang dapat kita lakukan mulai pada tahun baru ini sehingga kita akan mendapatkan saldo laba di tahun yang akan datang
Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-‘Ashr ayat 1 – 3 yang artinya :
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu ada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam kesabaran”
Firman Allah tersebut menerangkan bahwa manusia yang tidak dapat menggunakan masanya dengan sebaik-baiknya, mereka termasuk golongan orang-orang yanmg merugi. Karenanya dengan bergantinya tahun, maka marilah kita gunakan sisa umur kita untuk melakukan aktifitas-aktifitas yang sesuai dengan norma-norma agama.
Demikian yang dapat saya sampaikan, terimakasih atas segala perhatiannya mohon maaf atas segala kekuranganya, akhirul kalam :
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Download Pidato 3


PIDATO 4:

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
ALHAMDULILLAHILLADZI  AN’AMANA BINI’MATIL IMANI WAL ISLAM
AMMA BA’DU :

Bapak-bapak, ibu-ibu dan hadirin yang saya hormati
Terlebih dahulu marilah kita panjatkan puji dan syukur kahadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmat yang sangat besar kepada kita yang berupa nikmat iman dan islam dan juga nikmat panjang umur tentunya dalam keadaan sehat wal’afiat, sehingga kita bisa mengikuti kegiatan pidato dalam rangka menyambut tahun baru islam
Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepda junjungan kita nabi besar Muhammad SAW.
Bapak, ibu, hadirin yang saya hormati
Sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 1431 hijriyah dan selanjutnya kita akan memasuki tahun baru 1432 hijriyah. Mari kita sambut dan songsong Tahun baru sebagai ajang evaluasi perjalanan hidup kita selama satu tahun ke belakang, amalan apa yang sudah kita perbuat? Jasa dan kemanfa’atan apa yang sudah kita berikan kepada sesama manusia? Mari kita perhitungkan, kita perhatikan dan kita koreksi diri kita masing-masing, karena hal ini adalah merupakan suatu tindakan yang mesti kita lakukan kapan saja, dimana saja kita berada. Hal ini sesuai dengan perkataan Sayyidina Umar ra. : “Buatlah perhitungan terhadap diri kalian sebelum kalian akan diperhitungkan oleh Allah” maka tolok ukur kita adalah masalah umur. Akankah kita bisa memanfa’atkan umur kita sehingga akan tergolong sebagai THE BEST MAN  (sebaik-baik manusia )? Dalam hal ini Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan olah Imam Ahmad, yang artinya :
“Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan bagus amalannya dan sejelek-jelek manusia adalah yang panjang umurnya dan buruk pula amalannya”
Berangkat dari hadits tersebut, marilah kita sambut dan peringati hari besar islam yang bertepatan dengan tanggal satu muharram dengan memperbanyak amalan-amalan yang baik yang diridoi oleh Allah dan Rasulnya. Semoga kita tergolong orang-orang yang memperoleh keberuntungan baik di dunia maupun di akhirat nanti.
Itu saja yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan ada mafa’atnya, dan kita semua diberi kekuatan, kemampuan, dan kesiapan untuk menyongsong tahun baru islam dengan berbagai amalan-amalan yang lebih sempurna.
Akhirul kalam :
Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 
Download Pidato 4


PIDATO 5:

Assalamu’alikum Wr. Wb.
BISMILLAH ALHAMDULILLAH WASSHOLATU WASSALMU ‘ALA ROSULILLAH WA’ALA ALIHI WASHOHBIHI WAMAWWALAH
AMMA BA’DU :
Bapak-bapak, ibu-ibu yang saya hormati
Diawal tahun baru hijriyah ini marilah kita bersyukur kepada Allah SWT dan meningkatkan iman serta taqwa kepada-Nya, sehingga kualitas pribadi kita sebagai orang islam semakin tinggi dan mulia di dunia dan di akhirat, amin….
Bapak, ibu hadirin yang saya hormati
Untuk menjalani kehidupan pada tahun ini kita harus menggunakan siasat yang mampu dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya ;
1.      Kita harus memperhitungkan terhadap kepentingan hidup dimasa yang akan datang terutama di akhirat dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
2.      Kita harus mau dan mampu melihat kesalahan dan dosa diri kita sendiri pada tahun yang lalu, kemudian kita beraubat dan memperbaiki diri dengan mengerjakan amal saleh.
Sebagaimana Firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 39, yang artinya :
“Maka barang siapa yang bertaubat sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah maha pengampun lagi maha penyayang.”
3.      Kita harus menyadari bahwa setan itu musuh yang nyata bagi kita, maka semua rayuan dan bujukan syetan berupa minuman khamer, narkoba, judi dan zina harus ditinggalkan karena merugikan dan menyengsarakan diri kita, baik di dunia maupun di akhirat.
Itulah tiga hal yang merupakan strategi yang harus kita laksanakan dalam menjalani hidup ditahun ini. Semoga Allah SWT mengampuni dosa kita pada tahun yang lalu, meridhoi ibadah dan amal saleh kita, serta memberikan kesehatan dan umur panjang kepada kita dan keluarga, sehingga dapat meningkatkan ibadah dan amal saleh pada tahun ini, amin….
Billahi taufiq walhidayah
Wassalamu’alaikum Wr. Wb 
Download pidato 5


Share this article :
Comments
0 Comments

0 Comment:

Poskan Komentar

Pengunjung

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. KeMaL's Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger